Gosipin Cogan

1366 Words

Di dalam sebuah kantin rumah sakit, suasana terasa begitu sesak. Desakan demi desakan antar pembeli yang tak sabaran, menimbulkan cekcok mulut yang terdengar saling bersahutan. Di bangku paling pojok, dua orang gadis tengah duduk sambil bergulat dengan pikiran masing-masing. Keduanya terlihat begitu jemu, lantaran menunggu sepasang muda mudi yang tak kunjung kembali. Untuk mengusir rasa jenuh, kedua gadis itu memainkan ponselnya. Berharap, ada hiburan yang bisa mereka nikmati. Tiba-tiba, ada yang datang menghampiri, membuat Nanda dan Rani semakin kesal ketika dua orang pria dewasa tengah berdiri di hadapan keduanya. “Hai, Cantik, boleh gabung, nggak?” tanya Pria bertubuh besar dengan tato yang menghias di bagian bawah lengannya. Meski penampilannya terlihat rapi, tapi tetap saja wajah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD