Sisi Tersembunyi Adryan Untuk Orang Terkasih

1112 Words

  Terlihat, tiga orang pramusaji tengah berjalan ke arah meja yanng ditempati Bintang dan yang lainnya.   Satu di antaranya, berjalan pelan di depan sendiri dengan membawa nampan di atas tangannya. Nampan berisi es teh yang sudah di pesan terlihat menyegarkan. Embun dingin yang keluar dari dinding-dinding gelas kaca, membuat Adryan dan yang lain menahan hasratnya. Saliva yang penuh di rongga mulut, mendesak untuk keluar. Namun, terpaksa harus di telan lagi agar kerongkonngan kembali basah.   Sementara dua yang lainnnya, berjalan beriringan di belakang dengan membawa nampan berisi nasi pecel. Semua mata tampak berbinar saat melihat nasi pecel yang tertata rapi di atas nampan. Mereka sudah tidak tahan lagi untuk segera eksekusi nasi-nasi yang cukup mengugah selera.   Rasa lapar yang sedar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD