30

732 Words

Diskotek ramai dengan lautan manusia yang menari di bawah naungan lampu-lampu aneka rupa. Musik berdentum, menghipnotis setiap indra perasa. Udara tercemar aroma parfum yang bercampur dengan nikotin. Tawa dan seruan berpadu dalam satu hentakan irama disko. Tersihir oleh sang Muse yang kini membelai telinga para manusia pemuja kebebasan. Mereka yang ada di dalam sana tak memikirkan hal yang menjenuhkan; semua masalah lepas, tak ada laporan keuangan kantor, masa bodoh dengan teman yang menikung, dan yang ada hanyalah eforia.  Rafael yang masih mengenakan setelan kerjanya, pria itu menyisir sekitar—mencoba menemukan seseorang. Maka, ketika kedua matanya menangkap kehadiran sosok yang dicari, segera ia membelah kerumunan manusia yang tengah menari.  “Menyenangkan, huh?” tanya Danang. Pria it

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD