29

1364 Words

“Oke, hal penting apa yang mengharuskanku menemuimu?” tekan Mia, “Di sini?” Menyisir sekitar, Mia mempelajari suasana kafe. Oke, paranoid. Bisa saja Danang menyewa mata-mata, tukang pukul, ahli karate, atau dukun mungkin? Eliminasi dukun, Danang jelas bukan termasuk pria yang gemar memakai metode “cinta ditolak, dukun bertindak”. Lebih masuk akal bagi Danang untuk melakukan hal ini, “cinta ditolak, mafia bertindak”. Aneh benar pria ini. Sudah berkali-kali Mia menolak ajakan Danang baik itu dinner, lunch, ataupun sekedar jalan-jalan di sore hari. Untuk apa Mia repot-repot meluangkan waktu bersama laki-laki yang jelas lebih tertarik pada aktivitas malam hari? Lebih baik Mia mempertebal keimanannya agar ia tak jatuh pada godaan lelaki buaya darat. Catat, buaya darat.  Duduk di seberang meja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD