Bab 29 - Calon Suami

2033 Words

Sazana sudah tiba di hotel lebih pagi dari biasanya. Ia membawa dua kotak makan siang, sesuai permintaan sang ibu yang pada akhirnya tahu tentang kondisi Ramandaka yang kehilangan ingatannya. Mida tidak bermaksud ikut campur dengan permasalahan sang putri, hanya saja, dengan lupanya Ramandaka, membuat Mida rindu akan bagaimana lelaki itu memuji masakannya. Namun, jika Sazana tahu kalau tujuannya membawakan dua kotak bekal adalah karena Ramandaka, putrinya itu pasti akan menolak. “Ibu bawakan dua bekal ya, Geg. Ibu khawatir kalo nanti kamu harus lembur lagi seperti biasanya.” Demikian alasan sang ibu yang tentu tak bisa Sazana tolak. Dan ketika ia telah duduk di meja makan kantin seperti biasa, Ramandaka mendatanginya dengan masih mengenakan jas kerjanya. Padahal biasanya, Ramandaka akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD