Rinta sedang menyisir rambutnya saat pintu kontrakan miliknya diketuk dengan keras. Sekali lagi dia menatap cermin untuk memastikan penampilannya baik karena dia harus segera berangkat kerja. Gadis itu berjalan cepat keluar, ingin melihat siapa tamu yang datang pagi-pagi. "Rinta," sapa Bara begitu pintu itu terbuka. Pemuda itu menatapnya dengan senyum lebar menghiasi wajahnya. "Eh, Mas Bara, ada apa ya?" Tanya Rinta dengan sedikit bingung. Ini kali pertama Bara mengunjunginya sejak dirinya pindah, meski rumah mereka berdampingan. "Kamu sudah sarapan?" Tanyanya dengan memamerkan giginya yang rapi. "Belum, ini baru mau berangkat kerja sekalian mampir beli sarapan dulu, Mas." Mata Bara mendadak berbinar cerah, senyum di wajahnya semakin lebar membuat Rinta mengernyit tak mengerti. "Mem

