23. Pemikiran Kamu

1141 Words

~DANIYAL~ Ponsel di cup holder berdering. Ada nama mama muncul di layar ponsel. Gue sengaja nggak menggunakan earphone. Setelah menerima panggilan telepon tersebut, gue mengaktifkan speaker ponsel supaya Upik bisa ikut mendengar obrolan gue dengan nyokap. “Ya, Ma?” sapa gue. “Kamu di mana?” “Lagi di jalan,” jawab gue, melirik Upik di samping gue yang sama sekali nggak terganggu aktivitas gue sedang menerima telepon dari nyokap. “Baru pulang kantor jam segini?” Gue hanya tertawa kecil menanggapi pertanyaan nyokap. “Kamu nggak ke Surabaya weekend gini?” Tiba-tiba aja nyokap tanya kayak gitu. “Nggak, Ma. Kenapa? Mama mau ikut?” “Nggak juga. Kamu nggak mampir apartemen mama?” Gue refleks menoleh dan mendapati Upik juga tengah menatap gue. Dia tiba-tiba menggeleng lemah “Kalau ngg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD