24. Open Minded

2160 Words

~UPIK~  Biasanya kalau suasana hatiku sedang tidak baik-baik saja seperti ini, aku cenderung lebih suka menyendiri. Bahkan saat kuliah dulu Tita dan Franda nggak ada yang berani dekatin kamarku. Baru setelah suasana hatiku sedikit membaik atau selah benar-benar telah baik-baik saja aku akan mengizinkan mereka mendekatiku. Namun entah apa yang ada di pikiranku saat aku menyetujui permintaan Daniyal yang ingin mengajakku ke tempat temannya, berkenalan lalu ikut campur urusan temannya itu. Memang ada kaitannya dengan tantenya Daniyal. Tapi bukan kapasitasnya berkomentar seperti tadi. Ah…semoga saja Daniyal tidak menganggapku lancang.  Aku benci diriku sendiri saat dengan sadar memberi komentar seperti itu. Buat apa? Korelasinya juga apa sama persoalan pelik yang terjadi antara Sagara dan ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD