52. Status Sosial

1280 Words

~UPIK~ Harusnya aku tidak perlu terkejut melihat kehadiran Daniyal di hadapanku, karena dia memang tidak terduga. Sambil melangkah dia tersenyum menyenangkan seperti biasanya saat bertanya, “kamu baru datang juga?” setelah berada di depanku. Aku hanya jawab dengan menggeleng lalu melangkah melewatinya dan duduk di kursi ruang tamu.  “Kok, duduknya di ruang tamu?” tanya Daniyal sepertinya dia merasa ada yang aneh dengan sikapku.  “Bukannya aku memang tamu?” balasku dingin. “Tamu, tuh, nggak ada yang masuk sebelum tuan rumahnya datang. Namanya tamu itu nggak pegang kunci rumah,” jawab Daniyal sambil terkikik geli.  Aku merogoh kantong celana lalu menemukan gantungan kunci dengan sekumpulan anak kunci di sana. Mengeluarkan beberapa kunci yang merupakan kunci rumah Daniyal lalu meletakkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD