"Ka-kau sudah betistirahat. Se-sebaiknya kau pulang," Emily berdiri dari kursinya, melangkah terburu-buru ke arah pintu keluar. Malu, itu lah yang ia rasakan. Astaga, memangnya apa yang ia fikirkan saat menonton tayangan itu dan sialnya ia baru melihat sedikit belum seluruhnya dan pria itu sudah bangun saja. Dan apa yang ia katakan tadi, menontonlah dengan suamimu, hah? Artinya ia sudah menonton film itu bukan. Membayangkan hal itu Emily semakin malu, wajahnya memanas memikirkan apa yang akan difikirkan pria iti tentang dirinya. Heh Emily tidak ada yang salah, kau sudah dewasa. Kau bisa menontonnya! Emily menenangkan dirinya sendiri. Tapi tetap saja aneh rasanya. Itu film penuh kontroversi. Banyak adegan dewasa yang tidak layak dipertontonkan! Malaikat dalam diri Emily turut andil bers

