Mencintai untuk Membenci, Membenci untuk Mencintai

1482 Words

Hanya orang yang sedang jatuh cinta yang bisa bertingkah sumringah dan uring-uringan dalam waktu yang berdekatan. Manik melihat hal itu pada diri sang anak. Sulungnya itu keluar pagi-pagi sekali dengan wajah dan aroma yang segar, yang mengalahkan aroma segar rumput berembun. Namun dua jam kemudian, pemuda yang sedang dirundung cinta itu pulang mengendarai sepeda dan menabrakkan benda itu ke dinding rumah. “Kau lupa cara memakai rem?” teriak Manik yang saat itu sedang menyisir rambut Dayu di kursi di bawah naungan pohon beringin. Danendra terengah-engah di atas sepeda. Ia memegang erat setir. Posisinya saat itu membelakangi ibu dan adik perempuannya. Tidak lama berselang, ia turun lalu menendang sepeda itu dengan kaki kanannya. Belum puas menendang, ia lalu menghentakkan kakinya dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD