Sebuah Kejutan

1449 Words

Ade melihat wanita itu berdiri di balkon. Ia mengenakan gaun satin berwarna hitam. Luaran gaun itu terbuka setengah, memperlihatkan pundak dan lengan kanan atas. Rambutnya yang kecokelatan acak-acakan oleh angin pagi dan tekanan bantal. Kedua tangannya bertopang pada pagar pembatas. Pagar itu dicat abu-abu muda, dirambati pohon alamanda. Di langit mendung menua dan tampak kusam. Sudah tiga hari langit melulu gelap kendati hujan tak jatuh. Saat itu pagi hari, dan sinar matahari terhalang oleh gumpalan awan tebal. Kalau ada yang tampak bercahaya kendati cuaca sedang muram, ialah kelopak alamanda yang rimbun di sela-sela pagar pembatas--di bawah tumpuan tangan si gadis. Ade sedang menabur spora kadaka ke dalam media tanam ketika perempuan itu keluar dari kamar menuju balkon dan melakukan rit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD