107. Menggenggam Hati

1983 Words

"Kamu baik-baik saja?" Pevita menoleh saat suara seseorang terdengar. Lantas tersenyum tipis begitu menemukan Kavin yang berdiri di ambang pintu seraya melayangkan senyum ramah padanya. "Tentu, aku baik," balas Pevita, kendati dalam dirinya berbagai perasaan bergejolak. Dia gugup dan takut. Ya, mereka saat ini sedang mengadakan cinema visit di suatu bioskop, di mana para pemain datang langsung untuk ikut menonton film mereka yang tengah tayang, sekaligus jumpa penggemar. "Tetap kuat. Semuanya baik-baik saja," ujar Kavin kembali, mengedipkan sebelah matanya kemudian berlalu dari sisi Pevita yang masih berdiri dengan tangan saling bertaut. Para penonton sudah masuk ke dalam bioskop. Pembawa acara juga sudah membuka acara yang disambut meriah oleh seluruh penonton yang memenuhi isi biosk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD