'' tia kapan kamu mengambil ijazah?'' tanya mbak mia.
'' minggu depan mbak.
'' kamu mau melanjut kan smp keman tia?''
'' aku tidak mau melanjut kan sekolah mbak, aku mau cari kerja saja, nanti carikan aku kerjaan ya mbak? pinta ku pada mbak mia.
'' kamu yakin tia mau cari kerja?''
'' iya mbak aku yakin.
setelah aku bilang sama mbak mia tentang aku yang mau bekerja, mbak mia pun menyetujui nya, ibuk pun tidak keberatan, karena yang menjalan kan aku jadi semua tidak akan memaksa ku.
'' setelah satu minggu kini aku sudah mengambil ijazah di sekolahan, aku sudah lulus sekolah dengan nilai yang bagus.
'' tia selamat kamu lulus dengan nilai yang bagus.ucap stela.
'' terimakasih stela, semoga kita bisa bertemu lagi ya stela?''
'' iya tia aku nantikan hari itu, pintu rumah ku selalu terbuka untuk mu. kata stela dengan senyum.
kini sudah satu bulan aku di rumah setelah lulus sekolah, aku masih menanti kan pekerjaan yang mbak mia cari kan, sambil menunggu dapat pekerjaan, kini di rumah aku bantuin ibu setiap hari.
setiap hari aku menanti kan kabar dari mbak mia, kapan aku dapat pekerjaan, karena saat ini belum ada telfon atau hp jadi mbak mia kalau ngasih kabar lewat surat, sebener nya telfon atau pun hp sudah ada cuman orang orang yang mampu membeli saja yang punya.
'' asyik..ada surat kiriman dari mbak mia, senang nya hati ku.
'' tia aku sudah bilang sama majikan mbak, kata nya adik nya majikan mbak yang mau mempekerjakan kamu nama nya buk lita, mbak sudah bilang sama buk lita, nanti sewaktu waktu buk lita mau datang ke rumah, kamu siap siap saja kemasi baju seperlunya saja.
'' akhir nya aku dapat kerjaan. ucap ku merasa senang.
'' tiba saat nya aku di jemput sama buk lita, aku berpamitan sama ibuk, mas anto dan adik adik.
'' kini aku sudah tiba di rumah buk lita, aku di suruh istirahat dulu sama bu lita,
'' rumah bu lita juga tidak terlalu besar mungkin yang nempatin cuma buk lita sama suami dan anak nya. batin ku dalam hati.
'' tia sini kenalan dulu sama suami ibuk dan anak anak ibuk?'' panggil bu lita.
'' iya buk''
'' setelah berkenalan sama suami dan anak ibuk lita, kini aku di kasih tau pekerjaan apa yang akan saya kerjakan setiap hari nya
'' pekerjaan saya di sini lumayan berat juga, harus mengurus dua anak yang masih kecil dan aktif aktif nya, belum lagi pekerjaan rumah lainya kecuali masak, kalau masak buk lita sendiri yang memasak, dan sekarang buk lita juga lagi hamil tua.
'' tia saya mau pergi dulu ya?'' kata buk lita
'' iya buk'' jawab ku.
itulah keseharian ku selalu di tinggal di rumah sendiri, mengurus anak anak sendiri sambil mengerjakan pekerjaan rumah, itu pun kalau kurang bersih masih ngomel.
'' tia lantai nya sudah di pel belum sih?'' tanya bu lita.
'' sudah buk''
'' kenapa ini masih kotor?'' tuh liat masih kotor kan sana di pel lagi yang bersih ya?''
'' iya buk''
aku cuma bisa nurut karena aku disini kerja cari uang, yang sabar tia.batin ku menyemangati diri sendiri.
'' belum satu bulan aku disini.
'' sekarang buk lita sudah lahiran, jadi bertambah pekerjaan ku ngurus tiga anak sekaligus, belum lagi pekerjaan rumah yang pasti selalu ada salah nya.heehh aku menghela nafas.
'' tia ini gimana sih nyetrika nya?'' teriak buk lita.
'' maaf buk ada apa ya?'' tanya ku
'' kamu gimana sih nyetrika begini saja kok ga bisa, nih..setrika lagi. di lempar baju nya ke wajah ku.
'' iya buk''
seber nya aku sudah tidak tahan bekerja di sini, karena pekerjaan nya terlalu berat apa lagi aku yang baru bekerja dan belum berpengalaman sama sekali.
.
.
.
.
.
.