Arini POV Dua Bulan Kemudian.... Allah saja bisa memaafkan hambanya... Apalagi manusia, yang jauh dari kata sempurna... Lalu mengapa bagiku sangat sulit tuk menyembuhkan luka? Begitu pula dengan cinta.. Kadang suka menyakiti, Tapi mengapa masih bertahta di hati? Aku mencoba untuk melupakan segalanya dalam dua bulan ini. Walau rasa sakit itu masih tersisa di hati. Mas Arga sendiri benar-benar menunjukkan perubahannya. Lebih sering berada di rumah setelah selesai bekerja. Jika dia sudah berubah, lalu masih pantaskah aku untuk menyimpan amarah?. "Sayang, aku berangkat dulu ya? Untuk malam ini, aku akan pulang sedikit telat. Aku ingin segera menyelesaikan laporan. Sekaligus menyiapkan rencana resign." Ucapan Mas Arga membuat aku sedikit terkejut. Karena sebelumnya ia tak pernah men

