Sebuah Kesempatan

1130 Words

Arini diam seketika. Kembali mengingat saat-saat itu, dimana janji yang Arga ucapkan ia kenang sampai saat ini. "Syarat menikahi aku cuma satu, Mas. Jangan pernah poligami atau berselingkuh selagi aku bisa memberikan keturunan. Aku bisa memaafkan segala kesalahan yang kamu lakukan kecuali itu." Ucap Arini. Arga tersenyum sembari menatap wanita yang akan segera menjadi istrinya itu. "Aku, Arga Dirgantara Syaputra. Berjanji tida akan pernah melakukan kesalahan itu." Ucapnya. Arini mulai bangkit dan menatap kedua mertuanya. "Papa, Mama. Maafkan Arini kalau selama ini belum menjadi menantu yang baik. Arini pamit ya? Buat Mama, jaga kesehatan. Jangan lupa minum obat." Ucap Arini. Arini melangkah keluar dan berhenti di tengah pintu. "Assalamu'alaikum." Ucapnya. Arini bergegas keluar dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD