Author POV Arini kini sering diam semenjak kejadian semalam. Pikirannya selalu tertuju pada apa dan untuk siapa cincin berlian itu. Karena semuanya bukan untuk dirinya. Lamunan Arini terbuyarkan saat Aqilah datang ke rumahnya dan mengajaknya untuk keluar. "Kamu kenapa, Rin? Kayak lagi badmood gitu." Tanya Aqilah saat di dalam mobil. "Enggak ada apa-apa kok, La." Jawab Arini berbohong. Keduanya kini telah sampai di sebuah Cafe yang cukup nyaman untuk berbincang. Aqilah sengaja mengajaknya kesana karena ia ingin Arini senang. Aqilah menduga kalau Arini sudah mulai curiga pada Arga dilihat dari sikapnya. "La, kamu kan suka koleksi perhiasan. Menurut kamu cincin ini harganya berapa?" Tanya Arini. Arini membuka cincin itu dan memberikannya pada Aqilah agar ia bisa melihat harganya. "Kay

