Di pagi hari Hawa sudah sibuk memasak, tidak seperti biasanya ia memilih untuk meliburkan diri sejenak dari rutinitas mengajarnya. Ia masih belum sanggup untuk kembali berhadapan dengan Rama rekan kerjanya yang kemarin malam secara tiba-tiba menyatakan perasaan padanya. Belum lagi akibat yang di timbulkan dari kejadian itu, hubungannya dengan sahabatnya ikut bermasalah. Ia pun belum mengetahui dimana keberadaan Silvi, rencananya hari ini ia akan mencari lagi dan berusaha untuk menjelaskan semuanya. Menunda-nunda penyelesaian masalah juga tidak baik, terlebih hal itu membuatnya resah. Hawa yang sedang sibuk mengupas bawang terlonjak kaget dan langsung memekik kesakitan saat rambutnya di tarik dari belakang. "Sshhh ... sakit...." Clara, si pelaku penarikan tertawa senang melihat Hawa kesa

