Pagi ini aku sudah siap untuk kembali kerutinitasku sehari-hari yaitu mengajar. Dengan pakaian gamis yang bermotif batik dengan khimar abu-abu, aku keluar dari kamar ingin menyiapkan makanan untuk Mas Raddan dan juga Clara. Pukul lima lewat tiga puluh menit, cukup untuk aku membuat sarapan sepertinya nasi goreng seafood lebih praktis. Setelahnya, ku letakkan mangkuk besar yang sudah kuisi nasi goreng diatas meja makan. Aku duduk memunggu Mas Raddan dan Clara bangun untuk sarapan. Ingin aku memanggil Mas Raddan ke atas lamgsung tapi aku takut Mas Raddan tidak menyukainya. Aku merenung, kenapa Mas Raddan menempatkan aku dilantai dasar? Apakah aku tidak pantas menempati kamar dilantai dua itu, setahuku ada banyak kamar kosong disana. Ah, tapi aku tidak boleh su'udzon seperti itu, siapa tahu

