Part 11 (Cemburu) Suasanah menjadi canggung akibat kejadian tadi. Aku memilih menyibukkan diri didapur sekalian memasak makan siang sedangkan Mas Raddan naik ke lantai dua dan sampai sekarang belum juga turun hingga saat ini. Sebenarnya aku heran kenapa Mas Raddan sudah pulang jam segini. Padahal setahuku jam pulang kantornya itu sekitar pukul lima sore. Baru dipikirin orang yang bersangkutan turun dengan pakaian casualnya. Saat pandangan mata kami bertemu suasanah canggung tercipta kembali membuatku cepat-cepat mengalihkan pandangan ke arah lain. Jantungku mulai jumpalitan tak karuan saat dipikiranku melintas kejadian siang tadi. Tapi suasanah seperti ini juga tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, akan semakin canggung saat kami duduk semeja untuk makan siang nanti. "Auw!" pekikku saat

