14. Kesalahpahaman

2400 Words

Disaat aku masih menenangkan diriku dari insiden barusan. Cahaya dari layar bioskop menyorot terang ke arah kami. Dengan takut-takut aku melirik ke arah orang yang duduk disebelahku dan seketika mataku membelalak tak percaya. Orang yang duduk disebelahku plus orang yang tak sengaja kucium ternyata adalah suamiku sendiri, Mas Raddan. Matanya sama-sama membelalak sepertiku dan sepertinya tidak ada yang mengetahui hal yang baru terjadi selain kami berdua karena kulihat Clara masih asyik dengan tontonannya. Ya, Allah berarti hamba tidak berdosa karena yang hamba cium adalah suami hamba sendiri, seorang pria yang dihalalkan untuk hamba. Terima kasih, Ya Allah karena engkau masih baik terhadap hamba. Kami masih saling menatap sama-sama syok. Ini pertama kalinya aku bisa memandang wajah Mas Ra

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD