# Perjanjian tentang masa depan #

388 Words
Mendengar ucapan rendi atas apa yang telah kami lakukan akupun tersadar kalo yang kami lakuin tadi sangat salah. karna kami belum terikat oleh status yang sah dan itu adalah dosa. Aku pun meneteskan air mata karna merasa bodoh telah melakukan itu dengan rendi. "Sayang, aku akan tanggungjawab atas apa yang telah kita lakukan tadi, kata rendi". Besok aku akan datang lagi dan bilang ke orang tua kamu kalo aku mau tunangan sama kamu biar kita ada ikatan pasti. "Tapi kmu gak bohong kan ren sama aku?? "  iya aku gak bohong ranti. lalu kami berpelukan dan rendi mengecup keningku dengan lembut.  " ingat sayang kalo kamu tuh calon istriku...rendi dan ranti forever....dan rendi mengecup bibirku sebelum pulang.  Setelah kejadian malam itu selang satu minggu aku dan rendi bertunangan. "Yang, ingat kamu sekarang tunanganku jadi ku antar jemput kamu dan satu lagi jangan berteman dengan cowok lain di kantormu" cerocos rendi padaku".  iya yank, aku nurut apa kata kamu. Hari demi hari kulewati dengan bahagia bersama rendi, kami saling melengkapi satu sama lain. jumat sore papa mamaku menginap di rumah paman karna ada acara pernikahan sepupuku dan aku tidak bisa ikut dikarenakan pekerjaanku yang numpuk dikantor. sabtu pagi rendi menjemputku dan dia bertanya kenapa rumah begitu sepi" Yank, kok sepi banget pada kemana??? tak berapa lama ponselku berbunyi "halo ma, kenapa ma,?? rendi udah dateng jemput belum ?? ini lagi sama rendi ma.. coba mama mau ngomong sama rendi. lalu ponsel kuberikan pada rendi.. " halo bu, iya bu ada apa?? rendi karna kalian sudah tunangan , bisa gak kamu menginap dirumah buat temenin ranti , karna ibu takut rumah sepi hanya ada ranti saja..kalo nanti ada orang jahat gimana?? makanya ibu minta rendi jagain ranti. ibu pulangnya hari senin. tolong ya ren?? " iya bu, rendi akan menginap di rumah. ya sudah ibu tutup dulu ya.Dan kamipun berangkat kerja. Tak terasa jam pulang tiba karna hari ini sabtu jadi aku pulang jam 3 sore begitupun dengan rendi.Tak lama kemudian ponselku bunyi dan kulihat rendi kirim pesan kalo dia sudah di depan kantorku. lalu aku bergegas keluar menuju rendi. Di perjalanan pulang " Yang, aku udah bawa baju dan peralatan mandiku buat tinggal dirumah kamu, kalo kayak gini berasa seperti suami istri ya yang cerocos rendi" padaku. iya latihan dulu yang biar kamu terbiasa tinggal dirumahku jawabku pada rendi.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD