Session 2 - Bab 18

1461 Words

Pov Merina Sakit, ketika sering melihat Mama menangis karena pengkhianatan Papa. Kurang apa Mama dan keluarganya selama ini mendukung karir Papa? Kata Mama, dulu waktu Papa ingin membuka klinik di tempat ini, kakek dan nenek yang memang punya usaha toko bahan bangunan ternama itu langsung mendukung Papa. Hanya saja apa yang didapat oleh Mama yang sudah rela ditinggalkan bertahun-tahun lamanya dalam kedok membangun karir dan masa depan? Tak lain, hanyalah sebuah pengkhianatan. Aku waktu itu masih kecil, ketika Mama memutuskan untuk tinggal di kampung ini. Kata Mama usiaku baru dua atau tiga tahunan. Tepat setelah Mama mencium pernikahan siri Papa dengan seorang perempuan. Pelakor itu enak-enak memetik hasil jerih payah Mama dan keluarga. Enak-enak menikmati usaha Papa. Hidup di madu, k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD