Session 2 - Bab 19

1552 Words

Pov Irfan Asyfa, gadis yang membuatku tertarik pada pertemuan pertama. Kala itu, dia merupakan seorang pramuniaga baru di salah satu minimarket yang berada di bawah pengawasanku. Sebagai supervisor, aku memiliki jadwal visit pada beberapa minimarket Mama Mart. Pada saat itu, aku lihat-lihat dia cukup manis. Kami pun ngobrol dan dia adalah orang yang menyenangkan. Bisa kusebut periang, kadang ceplas-ceplos, tapi selalu nyambung ketika diajak mengobrol. Awalnya hanya sebatas senang. Orang tuaku meminta aku menikah dengan anak dari orang terpandang, sedangkan Asyfa atau yang sering kupanggil Syfa, entahlah … orang tuanya aku tak paham. Mungkin dia dari kalangan biasa. Aku pun tak berniat memacarinya. Namun, perlahan rasa nyaman ini mulai tumbuh dan selalu ingin bertemu dengan dia. Kedeka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD