"Udah.. duduk di sebelah gue sini!! Gue maksa!!" Sam menambahkan setelah melihat Kim sama sekali tidak menanggapi. Seperti enggan untuk duduk di sebelahnya. Membuatnya sedikit marah dengan reaksi gadis itu yang biasa saja. Apakah gadis itu adalah batu? Kenapa gadis itu sama sekali tidak peka dengan ucapannya?? Huft.. astaga.. dia menghela nafas gusar. Kim memutar bola matanya. Malu dengan kata kata ambigu yang Sam ucapkan padanya. Heran dan penasaran kenapa pria itu bisa berada di sini. Dia bahkan tidak berani menatap Sam yang sepertinya tengah menatapnya tajam. Tidak tau juga apa kesalahan yang pernah dia lakukan hingga membuat Sam tidak melepaskannya. Aneh.. karena ini berbanding terbalik dengan apa yang dia harapkan. Bukankah yang untung banyak di sini adalah Sam? Dan Kim adalah pihak

