Restu Gila Seorang Suami

2096 Words

Di dalam ruang tamu apartemen yang cukup luas, aku duduk berhadapan dengan Kristianto. Di antara kami, Rida duduk sambil menunduk dengan tatapan kosong. Matanya sembab, tanda telah terlalu banyak menangis. Aku mengembuskan napas berat, menahan emosi yang berkecamuk di d**a. "Kau sungguh tega!" suaraku bergetar menahan amarah. "Bagaimana mungkin kau membiarkan istrimu ditiduri oleh bosmu yang sudah lansia itu? Apa kau tidak punya lagi hati nurani?" Kristianto yang sedari tadi duduk dengan santai justru terkekeh. "Dan apa hakmu mengatur rumah tanggaku?" katanya, suaranya tenang namun menusuk. "Daripada ditiduri sama kau yang tidak berguna, mendingan sama bosku . Jelas ada manfaatnya. Jabatanku bisa naik, belum lagi ditambah bonus, wah pokoknya aku untung banyak, hahaha…" Aku tercekat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD