Pov Raka Setelah aku dan Tio mengobrol, dan pembahasan kita pun selesai. akhirnya kita memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing, karena waktu sudah mulai malam, membuat suasana terasa dingin, apalagi malam itu bulan tidak terlihat indah sama sekali, seperti sedang malas tidak mau memberi keindahan dalam hidupku yang sangat kacau. "Terima kasih bro, lu sudah mau mendengar curhatanku." ujarku sambil mengepalkan tangan untuk mengajak Tio tos. "Sama-sama, sudah jangan banyak pikiran...! nanti Badan lu kurus lagi," jawabnya sambil membalas tosku kemudian menyalakan motornya. "Siap....! Pak Komandan. hati-hati di jalan," jawabku sambil mengulum senyum menyembunyikan perasaan yang masih belum tenang, karena Entah mengapa memiliki pacar seperti Devina rasanya sangat menjengkelkan, membua

