Pov Raka "Kenapa pakai rahasia-rahasiaan segala?" Tanya Devina matanya yang indah memenuhi wajahku. "Biar surprise...!" Jawabku sambil mengedipkan sebelah mata. "Waduh...., aku spesial dong, kalau dikasih surprise seperti itu?" "Lebih dari spesial." "Kenapa?" tanya Devina yang terdengar penasaran. "Karena telurnya tiga." "Apaan sih, emangnya Devina martabak." jawabnya sambil mencubit Pinggangku sehingga motor agak goyang sedikit. "hati-hati bawa motornya Kak....!" ujar Devina mengingatkan. "Kamu yang hati-hati, jangan nyubit-nyubit segala. Emangnya aku kue apa, pakai dicubit segala." Obrolan pun terus berlanjut, sambil diselingi dengan candaan-candaan ringan membuat kedua sudut bibir, kita tidak berhenti tersenyum, Entah mengapa mengobrol dengannya rasanya semakin nyaman. Lama di

