"Bunda" panggil lembut Senja ketika sang Bunda tengah terduduk di atas kursi sambil menonton acara di layar televisi. "Kenapa, Nak?" Sahut sang Bunda seraya menatap ke arah Senja yang tengah berdiri di samping kursi yang tengah Amirah duduki. Senja pun terduduk disamoing sang Bunda, memagangi kedus tangan Amirah. Amirah merasa aneh dengan sikap putrinya ini, karena tidak biasanya dia bersikap seperti ini. "Tumben sekali kamu seperti ini, ada apa?" Tanya lembut sang Bunda. Terlihat Senja yang menarik nafasnya dalam dalam lalu menghembuskannya perlahan. "Besok ada yang ingin bertamu ke rumah, apa boleh Bunda?" Tanya Senja hati hati sehingga membuat kening sang Bunda berkerut. "Kenapa Bunda harus melarang seseorang yang ingin bertamu ke rumah, hm" ujar sang Bunda. "Memang siapa yang in

