Sudah tiga hari berlalu, kini Arga membawa Senja menuju kediamannya. Arga memang sudah memilki sebuah rumah mewah, yang dia bangun sendiri dengan desain rumah impiannya. Arga pun memliki satu apartemen yang sering dia kunjungi hanya untuk sekedar melepas penat saja. Begitu mobil Arga memasuki halaman rumahnya Senja dibuat terpana dengan rumah ini, begitu besar dan juga mewah. Ini hanya baru halamannya saja sudah membuat dia terpana, bagaimana jika Senja melihat isinya nanti di dalam. Namun Senja tidak heran, karena Arga terlahir dari anak orang kaya, dari keluarga yang berkecupan dan serba ada, dia memiliki banyak sekali materi, jadi apa pun yang Arga inginkan pasti bisa dia dapatkan. “Ada berapa ART (Asisten Rumah Tangga) disini!” Gumam Senja pelan, dengan tatapan takjubnya melihat rum

