Perawatan Tubuh Bersama Mertua

1035 Words

Seharian itu, Alara terus memikirkan ucapan ibunya. Kata-kata yang diucapkan dengan nada lembut namun sangat mengganggu pikirannya. Kata-kata itu masuk ke hatinya dalam-dalam. Dia bahagia bersama Elenio meskipun mungkin belum ada rasa cinta di antara mereka. Tapi Alara sadar bahwa tak mungkin Elenio menyukainya dan dia menikahinya juga karena terpaksa. Dan mereka akan bercerai jika gosip di kotanya sudah mereda. Hari itu terasa begitu lambat. Alara duduk di sofa ruang tengah, menatap jendela besar yang memperlihatkan pemandangan halaman hijau yang luas. Pikirannya mengembara jauh, membuatnya tidak fokus melakukan apa pun. Tugas-tugas sederhana yang biasanya mudah dilakukannya menjadi berantakan. Bahkan dia hampir saja terkena panci panas ketika sedang memasak bersama Chef. * * Sia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD