“Kamu udah tahu kok, cuma selama ini kamu sengaja menyembunyikan semuanya dari aku,” jawab Naya. “Apa? Apa itu, Nay?” Naya menggeleng, dia tak sanggup jika harus mengatakannya, semua masalah berdatangan begitu saja dalam hidupnya dalam waktu yang bersamaan, sampai tak ada hentinya. Berpikir ke arah yang sama, Zaki pun langsung memegang erat ponselnya, mencoba untuk tidak gegabah, bisa saja itu hanya pikirannya, belum tentu Naya mengetahui semuanya. Namun, jika bukan hal itu? Apa lagi yang lebih penting? Zaki pun menatap Naya dengan tatapan berharap agar dia diberitahu semuanya yang terjadi dari mulutnya Naya sendiri. “Zaki ... abiku adalah ayah kandung kamu, kan? Iya, kan? Makanya dari awal kamu pernah bilang kalau nanti setelah menikah sama aku, nggak mau punya anak dengan cepat, ing

