Sebutkan Nama Ibumu.

1132 Words

“Maaf, Tuan Marc, apakah calon istri saya sudah membuat Anda marah?” ucap satu suara. Suara itu membuat Elise menoleh. “Adrian Frost!” “Honey, maaf, aku sedikit telat. Apakah kamu baik-baik saja, hmm?” tanya Adrian pada Elise sambil merangkul pinggang ramping perempuan itu. “Aku baik-baik saja, kok,” jawab Elise cepat. Perasaan Elise bagai tersapu oleh angin segar saat merasakan hangatnya perlakuan lembut dari Adrian barusan. Seperti bunga yang kembali mekar setelah hujan, ia merasa dihargai dan dilindungi. “Tuan Adrian, bagaimana jika aku menawarkan satu kerja sama bisnis yang menguntungkan padamu, tapi dengan syarat kamu mau menikah dengan cucuku, Grace.” Marc Red menyela pembicaraan antara Adrian dan Elise. “Maaf, Tuan Marc, saya harus mengecewakan Anda karena saya sudah punya ca

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD