Ultrasonografi

1841 Words

            Kedua mata Ranti terbelalak lebar sehingga seolah bisa saja terlepas dari tengkorak kepalanya saat itu juga. Renata yang sedang berdiri di depan pintu rumah keluarga Latief siang itu adalah penyebabnya.             “Ranti.” Renata tersenyum lebar pada wanita yang membukakaknnya pintu tersebut.             “Laura, apa yang kamu lakukan?” Ranti tidak bisa menyembunyikan keterkejutan di wajahnya. Renata ada di sana dengan sebauh kardus berukuran tanggung dalam dekapannya. Mau apa dia?             “Memangnya tidak boleh kalau aku sering-sering berkunjung ke rumah orang tuaku sendiri?” Renata balas bertanya.             “Ranti, siapa yang….” Kalimat Fani tertahan saat menangkap sosok Renata. “Ah, Laura….”             “Ya, aku datang untuk mengambil beberapa barang dari kamark

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD