Dokter Devan mencoba untuk menelpon Bella, namun wanita itu tidak menjawabnya. Tak dapat dipungkiri lagi jika dia sangat khawatir dengan keadaan Bella. Bella sedang hamil tua, kondisinya gampang memburuk jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Kanya yang ada di depannya hanya menggigit jari, ia berpura-pura khawatir pada Bella. Rasa kesal pada Bella telah keluar sempurna. Kanya menunjukan sifat aslinya yang sudah ia tutupi selama ini. "Hallo?" ucap seorang pria di sana, tentu saja Aslan yang mengangkat telpon. "Pak Aslan, di mana Bella?" tanya Dokter Devan. "Kenapa menanyakan istriku?" "Jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan Bella maka saya akan melaporkan pada polisi." Aslan terkekeh mendengarnya. "Haha, laporkanlah! Apa polisi akan menerima laporan jika aku sedang bersama

