Bab 43 : Hancur

1823 Words

"Terima kasih, Bella. Saya sangat senang jika kamu mau menerima saya. Oh ya, bisakah mulai detik ini kita bicara non formal saja? Sebentar lagi kita menjadi suami istri. Aku sangat tidak sabar untuk menikah denganmu," ucap Devan sambil menyetir mobil.  "Baiklah, aku lebih ke gugup. Pasalnya Kak Devan dulu dokter kandunganku." Devan tertawa, ia tak menyangka akan berjodoh dengan pasiennya sendiri.  Bella lalu mengecek ponselnya yang beberapa kali bergetar dan salah satunya dari nomor yang tidak di kenal.  Bella membukanya, orang itu mengirimkan sebuah alamat di mana Aslan akan melakukan hal yang tak diinginkan jika sedang frustasi. Bella yang tak ingin terjadi apa-apa meminta Devan untuk mengantarnya ke sana dengan persetujuan Devan.  "Untuk apa kamu ingin menemui dia?" tanya Devan. "Al

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD