Bab 42 : Menerima

1843 Words

Bella mengantar Devan ke bandara, mungkin ini adalah pertemuan terakhir mereka sebelum Bella pergi ke Italia dalam waktu dekat. Devan mengusap rambut Bella dengan lembut, mereka kenal tidak sampai satu tahun namun sudah seperti keluarga yang dekat. “Bella, jangan lupa untuk mengangkat telpon saya!” ucap Devan. Bella mengangguk, dia lalu memeluk Devan dengan erat. Devan selalu ada untuknya bahkan Bella sampai hafal dengan aroma parfum Devan yang maskulin. “Bell, saya pergi dulu. Sampai jumpa dilain waktu.” Devan pergi sambil menyeret kopernya. Bella menatap punggung pria itu, air matanya tumpah. Dia harus melepaskan pria baik seperti Devan. Setelah kepergian Devan, Bella memutuskan untuk pulang ke rumah Sela. Daddynya belum ada kepastian untuk pulang ke Semarang, Bella sudah merinduka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD