Perjalanan lumayan jauh sekitar 4jam,
ketika dipertengahan perjalanan,Roki langsung berhenti mengerem mendadak hingga helm mereka mengadu
duuuukkk....(suara helm mereka)
Rian:oiii kamu apa apaan Ki,ngerem seenaknya aja,sakit ini,(sambil merenges mengelus jidatnya)
Roki masih terkesima mendapat pemandangan yang jarang ia temukan, pemandangan itu sungguh indah,jauh dari dari pikiran Roki pikirkan,
Rian:kenapa??? (sambil senyum senyum lucu)
baru liat ya,
Roki:kamu jahat banget yan,kenapa ga dari dulu kamu bawa saya ketempat seindah ini,
Rian:ah masa, bukannya kamu yang sibuk dengan yang itu(sambil ketawa jahat)
Roki:yang itu yang mana yan?
(sambil dia berpikir mengingat)
Rian:yang itu loh ,yang kamu janji sehidup semati hahaha (ketawa jahat)
mood Roki tiba tiba langsung down dan langsung menyalakan motor nya kembali,
Roki langsung tancap gas nya sampai Rian hampir jatuh
Rian:oiiii....oiiii...sialan kamu Ki,
Roki masih dalam mood kesalnya,
dalam hatinya Rian dia jadi merasa bersalah karena ketika becanda dengan membahas masa lalu Roki dulu,
sepanjang waktu mereka diam diam,tapi beberapa kemudian terhenti lagi motor nya dengan mengerem mendadak,
braaakkkk..... helm mereka berbenturan kembali
Rian: astaghfirullah...Ki kenapa lagi,lama lama bisa jantungan ini(dengan muka kesalnya)
Roki:yan, sehabis ini masih ada lagi kah pemandangan seperti ini?
Rian:masih banyak Ki(sambil pasang muka kesal)
langsung pakai langkah seribu Roki menyalakan gopronya dan langsung merekam sambil berjalan
taklama kemudian mereka hampir sampai ke tujuan merek
Rian:"Ki depan ambil kanan,pas gapura itu ya"
Roki:assyyiiiiaaapppp....
sesudah sampai depan pondok pesantren Roki sedikit kebingungan,
tengok kanan,tengok kiri, suasana yang benar benar Belum pernah ia lihat.
Roki:yan,itu mereka siapa?
Rian:ya mereka sama seperti saya,(sambil ia tersenyum canda)
Roki:ko mereka penampilan nya aneh ya(masih bingung dan aneh)
Rian:apanya yang aneh si Ki?
Roki:lah itu mereka
Rian:yang aneh itu kamu,kaya orang baru liat aja(sambil senyum canda)
Roki masih bingung melihat perempuan semuanya berpenampilan serba hitam dan menutupi semua aurat nya,
yang hanya terlihat cuma telapak tangan dan matanya saja
Rian:itu mereka memakai niqab/cadar namanya Ki,
Roki:yang nyuruh mereka penampilan aneh itu siapa(masih kebingungan)
Rian tersenyum sinis
Rian:hmmmmm...udah ah ayoo kita ke tempat Abah,
Roki:Abah siapa lagi yan?
Rian:udah ah ayooo banyak tanya
mereka langsung menuju tempat ruangan utama menemui Abah(pengurus pesantren)
sewaktu mau sampai Roki tanpa sengaja melihat perempuan yang sedang berjalan di sebuah lapangan ,dan tanpa di sengaja ada angin kencang dan membuat cadar perempuan itu terbuka hingga terlihat sekilas wajah perempuan itu,
mata Roki melongo melihat apa yang dia lihat, hampir dia tak percaya,jika di sebuah perkampungan masih ada bidadari yang buat ia kagum dan membuat ia kembali menyukai lawan jenisnya.
Roki:Yan Yan Yan Yan...(menepuk pundak Ian)
Rian:iya apa Ki?
Roki:itu tadi siapa yan?
Rian:suhu kamu normal ah ( memegang jidat Roki dan menempel kan tangannya lagi ke jidat dia,)
Roki:yeeehhh apaan si,itu siapa?
Rian: Alhamdulillah temen saya masih normal (candanya)
saya pikir kamu udah tidak normal,saya sedikit risih soalnya (candanya lagi)
Roki:aaahhh....ini bakalan betah ini yan (sambil tersenyum girang)
Rian: udah ga usah macem macem,ayooo....
Roki senyum senyum dan membayangkan kejadian tadi,
sampai ia menyandung batu di depannya,
aduuuuuuhhhh....ujar Roki
ketika sampai ruangan Ian langsung salam kepada Abah, layaknya seorang anak kepada orang tua nya
rian: assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu
Abah: waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatu.
eh Rian sini nak masuk,
Rian:iya bah
Roki masih tengah tengok luar ruangan dan mencari perempuan itu tadi,
tanpa di sadari bahwa dia sedang di perhatikan oleh Abah dan Rian
Rian:ssstttt....ssssttt....ssstt...Ian(berbisik)
melihat nya tersenyum dan tak heran jika seseorang yang menurut nya masih baru dan melihat yang belom pernah ia lihat,