FAJAR YANG TERBELAH

1255 Words

Asap kelabu yang pekat dan berbau ozon menyelimuti ruang kendali utama Menara Obsidian. Alarm evakuasi yang tadinya memekakkan telinga kini berubah menjadi dengung rendah yang serak, seolah sistem kecerdasan buatan menara itu sendiri sedang sekarat. Di tengah reruntuhan panel sirkuit yang masih memercikkan api listrik, dua raga terkapar di antara puing-puing baja. Gerald—atau Nathaniel—merasakan paru-parunya seperti terbakar. Ledakan tekanan dari dekompresi inti reaktor yang ia matikan secara paksa di detik terakhir telah melemparkannya ke sudut ruangan. Sebuah balok penyangga plafon jatuh tepat di atas kakinya, menjepitnya dalam posisi tak berdaya. Darah mengalir dari pelipisnya, menutupi mata kirinya, membuat pandangannya terhadap dunia luar menjadi merah dan kabur. Di sisi lain, hanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD