Dinginnya lantai beton parkir bawah tanah masih terasa meresap hingga ke tulang Gerald, namun api yang menyala di dadanya jauh lebih membakar. Pertemuan dengan Han Skye yang asli telah mengubah segalanya. Gerald menyadari bahwa ia tidak hanya sedang bermain sandiwara; ia sedang berada di tengah medan perang di mana ia adalah sasaran tembak yang sengaja dipajang. Namun, di tengah kengerian tentang rencana Aero-Core dan pengkhianatan Han, satu nama terus berdenyut di benak Gerald: Aruna. Jika Han yang asli berencana menjadikan Gerald tumbal, maka Aruna—sebagai asisten setia yang menandatangani hampir seluruh dokumen operasional—adalah orang kedua yang akan diseret ke tiang gantungan. Han telah menyiapkan Aruna sebagai "perisai hukum" yang akan hancur bersamanya. Gerald tidak bisa membiarkan

