Pagi itu, Keyli bangun dengan perasaan hampa yang masih menggantung. Sikap dingin Leonor semalam di kamar Scarlet menusuk lebih dalam dari biasanya. Ia telah berusaha keras menciptakan kehidupan baru, identitas baru sebagai Hazel, terpisah dari masa lalunya yang penuh luka bersama Hudson. Ia ingin membangun benteng bagi dirinya dan Scarlet, namun kehadiran Leonor yang tak terduga, dan sikapnya yang tak berubah, seolah meruntuhkan sebagian dari benteng itu. Ia menatap pantulan dirinya di cermin. Rambut panjangnya yang dulu selalu ia gerai, kini dibiarkan terurai begitu saja, tetap hitam pekat dan berkilau. Kacamata berbingkai tipis bertengger di hidungnya, memberikan kesan berbeda. Ia bukan lagi Keyli yang rapuh, yang mudah terluka oleh perkataan atau sikap orang lain. Ia adalah Hazel, se

