Pameran Gairah, Serangan Martabat

1530 Words

Malam itu, kegelisahan mencengkeram tidur Keyli. Bayangan Hudson dan keberadaan Leonor di rumah yang sama menciptakan pusaran emosi yang tak menentu. Tenggorokannya terasa kering, mendorongnya untuk mencari minuman di dapur yang sunyi. Namun, begitu mencapai ambang pintu dapur, Keyli membeku. Cahaya temaram dari lampu yang menyala ala kadarnya menyorot adegan yang membakar matanya. Leonor berdiri, membelakangi Keyli, namun auranya memancarkan intensitas yang tak terbantahkan. Di atas meja dapur, Viora duduk, pakaiannya sedikit kusut, rambutnya tergerai liar. Wajahnya terangkat, rahangnya sedikit terkatup, dan matanya terpejam, ekspresi kenikmatan yang murni terpampang jelas. Tangannya melingkar posesif di leher Leonor, menarik pria itu lebih dekat. Di bawah cahaya remang, Keyli menyaks

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD