16

980 Words

“Astaga, drama yang indah, aku benar-benar terharu, huhuhu.” Alice dan Jino tersentak, saat tiba-tiba mendengar suara orang lain di kamar mereka. Alice sontak beranjak duduk, dan menemukan seorang pemuda dengan rambut berwarna terang, mata yang layaknya rubah, serta senyuman yang manis. Jino pun juga erkejut melihat kehadiran salah satu adiknya itu. Jeorgi. Orang yang sudah masuk tanpa izin itu tertawa. “Aku merinding,” katanya sembari menggendikan bahu. “Aku sangat merinding, mendengar kata-kata menjijikan kalian tadi.” “Takut kehilangan, dan tetap bersama ku? Hahaha, maaf. Kebersamaan kalian cukup sampai di sini.” Tutur Jeorgi dengan nada sinis. “Jino, kau pikir kau bisa kabur? Dalam sekejab kau berhasil ditemukan, karena kecerobohan mu sendiri. Vampire kelainan itu memang kuat, tapi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD