Alice terisak di kamarnya. Jino sudah mengunci semua akses keluar dari rumah, sekarang Alice tidak bisa melakukan apapun untuk kabur. Apa Ayah dan Ibunya akan mencarinya? Alice menurunkan kakinya dari ranjang, dan memilih keluar kamar. Mungkin ada sesuatu yang menarik di rumah Jino, dan bisa membuat suasana hatinya jadi lebih baik, atau setidaknya rasa sedihnya teralihkan. Saat melewati ruang tengah, ia bisa melihat Jino tengah terlelap di sofa panjang, dengan buku yang ada di dadanya. Alice terdiam sejenak, sembari menatap pria itu. Sebuah ide gila tiba-tiba terbersit di benak Jino. ‘Apa aku bunuh saja?’ batin Alice. Tapi Alice seketika teringat, kalau vampire tidak bisa dibunuh manusia. Mereka hanya bisa mati jika sudah waktunya, atau dibunuh sesama vampire, itu pun ada caranya. Dan d

