Bab 35 "Katanya kamu hamil? Ngga ingin memeriksakan isi perutmu itu ke dokter kandungan?" ucap Dhana tanpa melihat lawan bicaranya yang baru masuk ke dalam ruang tamu. Seketika langkah kaki Sitta terhenti. Tali tas yang tadinya ia bawa dengan santainya, kini diremas dengan kasar. Ia berdiri dengan gusar di hadapan Dhana dengan pandangan takut-takut. Ia tak menyangka jika pertanyaan itu yang keluar dari bibir sang suami. "Sudah." Sitta membalas dengan yakin. "Oh ya?" sahut Dhana cepat. Pandangannya berpindah dari layar laptop ke wajah di perempuan di depannya. "Selama kita menikah aku belum pernah melihatmu pergi ke dokter kandungan?" lanjut Dhana lagi. Manik hitamnya menatap tajam tepat di iris bola mata Sitta. "Ah ya, aku memang belum periksa bulan ini." Lagi, Sitta bergerak dengan

