36 |KECELAKAAN

2198 Words

“MAAFKAN aku.” Air mata menetes keluar dari sudut mata seorang wanita yang terbaring pucat di atas ranjang rumah sakit. “Aku tahu kau pasti akan menunjukkan wajah jelekmu itu setelah tahu kondisiku yang sebenarnya,” jawab dokter Wulan, yang masih berusaha tersenyum di depan Daniel yang mendatanginya pagi ini. Daniel terkekeh sekilas mendengar guyonannya yang terkesan dipaksakan. “Seharusnya kau mengatakan tentang kondisimu padaku.” Daniel berucap sendu. “Hanya orang tuaku yang tahu, lagi pula kau bukan orang penting, untuk apa aku memberitahumu?” Lagi. Dokter Wulan berusaha membangun suasana agar tidak terlalu menyedihkan. Namun tidak bagi Daniel, melihat wanita itu tersenyum dan mengumbar candaan seperti ini malah semakin membuatnya terlihat mengenaskan. Selama empat tahun lebih membo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD