28 |PATAH HATI

2218 Words

“FIONA.” Suara Daniel terdengar memanggil, pria itu berjalan cepat menghampiri Fiona yang masih bersama bibi Wenda di dapur. Baru saja Fiona memikirkannya, dan Daniel sudah datang. Tetapi wajahnya terlihat cemas, membuat Fiona bertanya dengan dahi berkerut, “Ada apa Daniel?” “Rumah sakit menelpon, suster Ira menyuruhku pergi mendatangi rumah sakit untuk memperlihatkan sesuatu,” jawab Daniel. “Apa kondisi kak Iona memburuk?” Fiona tiba-tiba ikut merasa cemas. Kepala Daniel menggeleng, “Bukan, kakakmu baik-baik saja. Ini tentang hal lain, tapi masih menyangkut Iona,” jelasnya, lalu menambahkan kembali, “Dan aku harus pergi malam ini.” “Aku ikut!” Fiona menarik lengan Daniel yang hendak berbalik meninggalkannya. Tepat saat itu, suara Lala dan Lili terdengar memanggilnya. “Papa! Mama!”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD