Part 86

2056 Words

Runi meminta sang suami untuk menunduk. Sandi melakukan apa yang diminta oleh wanitanya. Runi menganga saat melihat kepala Sandi. Ada yang terluka dan berdarah. Sebegitu kuatnya ia saat menjambak laki-laki yang kini menjadi suaminya itu. "Ma-Mas ... ini sampai berdarah. Aku ambil obat, ya."Runi beranjak bangun dari duduknya untuk mengambil kotak P3K di dekat televisi. Sandi menarik tangan Runi dan membuat wanita itu hilang keseimbangan. Sandi menangkap tubuh Runi dan memeluknya dengan erat. Mendadak perasaan Runi menjadi sedih. Ia menyesali apa yang dilakukannya tadi. "Kamu kok nangis? Mas ada salah?" Sandi bingung ketika melihat sang istri meneteskan air matanya. "Aku ga tahu, moodku sekarang sering berubah-ubah ga jelas. Kadang marah sampai kaya tadi itu. Trus mendadak sedih." Runi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD