Part 27

1029 Words

Part 27 "Gue kira gue doang yang hidupnya nelangsa seperti ini, ternyata ada yang lebih buruk dari gue." Gumam Cantika memasuki kelasnya dan temannya ternyata masih belum datang ke sekolah. "Malik hidupnya berkecukupkan tapi tanggung jawab yang dipegangnya sangat besar." Cantika berdecak kagum pada Malik, membayangkan betapa baik perlakuan cowok itu namun bukan hanya padanya melainkan kedua orang tuanya. "Hebat si dia, dia juga jadi orang kuat banget dan gak pernah nunjukin sisi sedihnya. Doa selalu tersenyum apapun yang terjadi eh pernah nampak marah sih emm waktu dia main bola." Cantika menjetikan jarinya. "Tapi anehnya setelah itu dia gak masang muka marahnya dan itu yang bikin gue mikir banget sih. Kok secepat itu ya dia berubah minik wajahnya. Apa ada sesuatu dibalik Malik mara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD