Arman duduk selonjor di sudut bangunan tak terpakai itu. Semalaman ia mempertimbangkan tawaran Widi. Tawaran yang mungkin akan merubah jalan hidupnya. Dengan uang tiga milyar ditangan, ia bisa memulai usaha baru. Dia akan berjuang dengan uang itu memperbaiki hidupnya. Setelah matahari mulai meninggi, akhirnya Arman memutuskan menerima tawaran Widi. Ia berjalan meninggalkan jalan tikus diantara gedung bertingkat. Ia tahu dimana tempat berteduh yang hangat jika malam telah pekat. Ia tahu tempat berteduh di ibukota tanpa harus mengeluarkan uang. Ditempat itulah ia dulu berteduh sebelum beetemu Nayla. Baru saja ia keluar dari gang sempet itu, seorang anak lelaki berlari di kejar oleh dua lelaki bertato. Seketika, Aman mengambil langkah seribu dan menjegal kedua lelaki itu hingga terjeremba

